×

Auto Untung! Ikuti Tips Investasi Reksadana Berikut

Investasi Reksadana

Auto Untung! Ikuti Tips Investasi Reksadana Berikut

Belakangan ini marak perusahaan fintech atau Lembaga keuangan lainnya yang menawarkan produk investasi. Namun, tidak semua perusahaan tersebut kredibel sehingga banyak tertipu. Supaya kamu tetap bisa investasi dengan aman, maka bisa memilih investasi reksadana. Sebab, reksadana sudah diatur dalam undang-undang pasar modal dan dikelola oleh manajer investasi (MI).

Tips Memulai Investasi Reksadana

Tujuan orang melakukan investasi sudah tentu karena ingin mendapatkan keuntungan. Nah, silakan ikuti tips berikut jika kamu tertarik memilih reksanada.

Membuat Tujuan Yang Jelas

Tips pertama dan paling penting setiap kali akan melakukan investasi yaitu menetapkan tujuan. Kamu bisa memperkirakan sendiri, apakah investasi yang kamu pilih untuk jangka panjang atau jangka pendek.

Contoh investasi jangka panjang yaitu untuk biaya pensiun di masa tua. Biasanya, investasi ini untuk 20 tahun ke atas. Sedangkan investasi jangka pendek bisa berupa biaya pendidikan.

Pahami Cara Kerja Reksadana

Meskipun reksadana adalah produk investasi yang mudah dan ramah untuk pemula, namun kamu tetap perlu mempelajari cara kerjanya. Pemahaman sederhana mengenai cara kerja reksadana yaitu menyebar uang yang berasal dari dana kolektif menjadi beberapa macam produk. 

Produk atau instrumen tersebut antara lain saham, deposito, obligasi, dan berbagai macam surat berharga. Dengan banyaknya pilihan instrumennya ini, maka kamu tidak perlu mengalami penurunan nilai apabila salah satu instrumen tersebut mengalami penurunan.

Mulai dari Nominal Kecil

Hal menarik dari reksadana yaitu menyediakan produk dengan nominal kecil, bahkan di bawah Rp100.000,00 sekalipun. Kamu bisa memanfaatkan nominal kecil terlebih dahulu sambil mempelajari cara kerjanya seperti apa. Jika kamu sudah paham dan berhasil mendapatkan keuntungan, maka bisa membeli nominal yang lebih besar secara bertahap.

Cari Tahu Jenis-Jenis Reksadana

Reksadana mempunyai banyak jenis dan sebaiknya kamu mencari tahu semua jenisnya tersebut. Berikut adalah jenis-jenis reksadana yang bisa kamu pelajari dan kamu pilih:

  • Reksadana Saham

Jika membeli produk ini kamu uangmu akan dialokasikan untuk membeli saham.

  • Reksadana Pasar Uang

Jenis akan akan menempat semua uang atau dana kolektif di sertifikat Bank Indonesia, obligasi, dan deposito.

  • Reksadana Campuran

Uang yang kamu investasikan akan dialokasikan ke dalam beberapa instrumen campuran yaitu pasar uang, surat utang, atau saham.

  • Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana jenis ini yaitu menempatkan uang investor pada instrumen yang dapat memberikan penghasilan tetap. Contohnya yaitu surat utang.

Memilih Reksadana yang Mendapatkan Izin OJK

Sebelum melakukan investasi kamu harus teliti dalam memilih fintech atau lembaga yang menawarkan investasi. Pastikan lembaga atau fintech tersebut sudah mendapatkan izin dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Apabila perusahaan yang kamu pilih sudah mendapatkan izin dari OJK, maka kebijakannya akan sesuai dengan yang diberlakukan oleh OJK. Dengan demikian, kamu pun akan mendapatkan jaminan rasa tenang karena bukan termasuk investasi bodong.

Rutin Investasi

Jika kamu ingin segera meraup untung banyak dari investasi, pastikan pula untuk rajin melakukannya. Usahakan untuk selalu melakukan investasi setiap bulans etelah gajian. Adapun besar biaya investasi yang disarankan adalah 10% dari gaji.

Meskipun kamu memulai dengan nominal yang kecil, namun jika konsisten dan tekun kamu pun akan mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Danamas Reksadana Bank Sinarmas

Kamu bisa membeli produk investasi Danamas dari bank Sinarmas karena harganya terjangkau yaitu mulai dari Rp100.000,00. Cara pembayarannya juga sangat mudah karena bisa menggunakan mobile banking, internet banking, atau aplikasi Simobiplus.

Post Comment